Liburan sekolah ini ia ingin mengajak anak-anaknya tamasya. “Meski miskin, sesekali perlu juga kita rekreasi,” katanya. Anak-anak bersorak gembira.
Menyisihkan sedikit uang gaji, digoncengnya anak-anak ke kebun binatang. Ia tersenyum menyaksikan mereka berlarian, main prosotan.
Mendadak ponselnya berbunyi. Dari istrinya. “Katanya mau ngajak liburan. Anak-anak nunggu di rumah nih!”
Buru-buru ia ngebut pulang. Tapi di tikungan sepeda motornya terguling dan truk yang melaju kencang langsung menyambarnya. Sedetik sebelum nyawanya melayang, ia tiba-tiba teringat kalau istrinya sudah meninggal setahun lalu.
perabotan cerita untuk perempuan
0 Comments:
Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Langganan:
Posting Komentar (Atom)