januari

Suatu hari, seekor ikan kecil mendengar pembicaraan seorang anak dengan ayahnya. Mereka berbicara di tepi kolam tempatnya tinggal. Sang ayah berkata pada anaknya. “Nak, lihat ikan itu, dia tak dapat hidup tanpa air, begitu pula setiap makhluk hidup. Tak ada satupun dari makhluk hidup dapat hidup tanpa air”.

Ikan kecil yang mendengar pembicaraan itu pergi dengan penuh tanda tanya. Siapakah air itu?. Apakah air?. Mengapa dia begitu berharga?.

Ikan kecil bertanya pada kura-kura. “Wahai kura-kura, apakah kau mengerti air?”. Kura-kura hanya menggelengkan kepala dan kembali memasukkan kepalanya dalam cangkang.

Ikan kecil menjumpai rumput laut. “Rumput laut yang baik, pernahkah kau menjumpai air?”. Rumput laut berkata “Mengapa kau memikirkan itu ikan kecil? Bermainlah bersamaku”.

Oh, sungguh ikan kecil semakin ingin tau…

Diberanikan langkahnya, ditetapkan hatinya, diteguhkan keberaniannya. Pergilah ikan kecil menjumpai lumba-lumba bijaksana. “Tuanku lumba-lumba, dimanakah air? mengapa dia begitu berharga?”. Lumba-lumba tersenyum “Air disekelilingmu anakku dan bersyukurlah untuk itu”.


Mengerti bahwa bersyukur adalah syarat utama untuk bahagia”

0 Comments:

Post a Comment



Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

Blogger Template by Blogcrowds