“Hentikan pencarianmu atas tuhan, asal usul penciptaan dan hal sejenisnya.
Carilah Dia dengan dirimu sendiri sebagai titik awal. Kenalilah siapa yang ada didalam dirimu, yang memiliki segalanya dan berkata “tuhanku, pikiranku, benakku, jiwaku, ragaku”. Carilah asal kesedihan, kebahagiaan, cinta, benci … Kalau kau dengan seksama mengkaji semua itu, niscaya kau akan menemukan Dia dalam dirimu”.
_____________
“Kau bisa berhubungan dengan-Nya kalau kau mencari dengan jalanmu sendiri. Membiarkan orang lain mendiktekan keimanan dan cara mencari tuhan sama saja dengan menebarkan benih fanatisme”
perabotan otjehan
0 Comments:
Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Langganan:
Posting Komentar (Atom)